Pekanbaru (4/6) – Perpustakaan Politeknik Caltex Riau (PCR) menggelar Bedah Buku Jalan Hidup Anak Pujud karya Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, S.H. yang dirangkaikan dengan Seminar Penguatan Kompetensi Pustakawan di Era Generative Artificial Intelligence (GenAI), Kamis (4/6/2026), di Auditorium PCR.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pustakawan dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, dan instansi di Pekanbaru serta sejumlah daerah di Provinsi Riau. Seminar menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Eng. Yoanda Alim Syahbana, S.T., M.Sc. sebagai narasumber yang membahas transformasi peran pustakawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif.

Dalam paparannya, Yoanda menjelaskan berbagai peluang pemanfaatan GenAI untuk mendukung layanan perpustakaan, mulai dari pengelolaan informasi, peningkatan akses pengetahuan, hingga pengembangan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Di sisi lain, ia juga menyoroti tantangan yang perlu diantisipasi, termasuk aspek etika, validitas informasi, dan kesiapan sumber daya manusia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Politeknik Caltex Riau, Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc., serta Ketua Umum Yayasan Politeknik Caltex Riau, Ir. Akson Brahmantyo. Kehadiran pimpinan PCR dan yayasan menjadi wujud dukungan terhadap penguatan budaya literasi sekaligus peningkatan kapasitas pustakawan dalam menghadapi era digital.

Selain seminar, peserta juga mengikuti sesi bedah buku Jalan Hidup Anak Pujud yang mengulas perjalanan hidup Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit. Buku tersebut memuat kisah perjuangan sejak masa kecil hingga berbagai pengalaman dalam perjalanan karier dan pengabdiannya. Nilai-nilai ketekunan, kepemimpinan, serta semangat untuk terus belajar menjadi pesan utama yang dibagikan kepada peserta.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan simbolis buku Jalan Hidup Anak Pujud kepada Perpustakaan Politeknik Caltex Riau. Penambahan koleksi ini diharapkan dapat memperkaya sumber bacaan sekaligus memberikan akses yang lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat terhadap literatur yang sarat nilai inspiratif.

 

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan PCR menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan literasi dan pengembangan kompetensi pustakawan. Perpustakaan tidak hanya berperan sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat di masa depan.